Para Pria Sebaiknya Mengenali Gejala Umum Penyakit Peyronie Berikut



www.doktersehat.com
 Penyakit peyronie adalah penyakit yang harus diwaspadai oleh pria. Penyakit ini rentan dialami oleh pria paruh baya di atas 55 tahun. Kondisi ini menyebabkan penis mempunyai bentuk bengkok ke atas, atau samping bahkan ke salah satu sisi ketika jaringan parut atau plak semakin menebal. Penyebab dari penyakit ini yaitu adanya jaringan parut atau plak pada penis dan testis. Jaringan parut tersebut akan menumpuk di dalam membran putih yang terdapat di bagian atas dan dasar penis. 
            Rasa sakit atau nyeri akan dirasakan oleh penderita penyakit ini. Dalam kondisi yang parah, seseorang bahkan tidak mampu melakukan hubungan seksual karena penyakit peyronie yang dideritanya. Tetapi sebagian besar penderita masih bisa melakukan hubungan seksual tetapi tidak mudah dan terasa menyakitkan. Hal ini dikarenakan jaringan parut atau plak akan menghalangi penetrasi ketika melakukan hubungan seksual. Penyakit peyronie tidak termasuk penyakit menular dan tidak dapat ditularkan melalui hubungan seksual.
            Gejala umum penyakit peyronie yaitu bentuk penis yang bengkok saat ereksi. Arah bengkok yang dialami seseorang pun berbeda dan bervariasi. Sehingga, kondisi ini bisa memengaruhi aktivitas seseorang dalam melakukan hubungan seksual. Gejala yang terjadi bisa tiba – tiba dan bertahap. Beberapa gejala yang biasanya terjadi yaitu :
·      Disfungsi Ereksi
Impotensi atau disfungsi ereksi adalah gejala lain yang dialami oleh seseorang dengan penyakit peyronie. Penyakit peyronie bisa menimbulkan masalah disfungsi ereksi. Beberapa penderitanya juga mengalami penyakit lain yang bisa menyebabkan impotensi seperti diabetes, penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. Disfungsi ereksi menyebabkan penderita penyakit ini mengalami rasa nyeri pada penis, bentuk penis yang menjadi bengkok, mengalami rasa cemas saat berhubungan seksual dan adanya perubahan fisik saat penis.
·         Perubahan Bentuk Penis Ketika Ereksi
Penderita penyakit ini akan mengalami perubahan ereksi seperti penis yang memendek, menyempit, menekuk dan bengkok. Bahkan, pria yang mengalami penyakit ini akan mempunyai kecacatan bentuk penis dan bentuk yang bengkok adalah yang paling sering terjadi. Penyebabnya adalah adanya jaringan parut dan plak.
·      Plak
Plak merupakan benjolan yang berkembang dan menebal di bagian bawah kulit batang penis. Adanya plak ini disebabkan oleh penumpukan kolagen yang berlebih sehingga terdapat jaringan parut di dalam penis. Plak yang menyebabkan penyakit ini berbeda dengan plak yang ada di pembuluh darah. Plak bisa muncul di sepanjang batang penis tetapi bisa ada di sisi atas namun sebagian besar pria dapat merasakan adanya plak di bawah kulit. Pada awalnya tekstur plak sangat lembut tetapi bisa mengeras seiring berjalnnya waktu.
            Penyakit peyronie dibagi menjadi 2 tahap yaitu fase akut dan fase kronis. Bentuk penis yang bengkok atau melengkung bisa menyebabkan masalah ketika berhubungan seksual. Berikut penjelasan mengenai fase akut dan fase kronis :           
·      Fase Akut
Fase ini berlangsung selama 6 sampai 18 bulan. Plak akan terbentuk di penis, kondisi penis yang bengkok menjadi semakin buruk dan rasa sakit akan terjadi saat ereksi selama fase ini.
·      Fase Kronis
Fase knonis merupakan kondisi saat plak berhenti tumbuh dan penis tidak menekuk lebih jauh. Apabila terdapat rasa sakit dengan ereksi selama fase akut, rasa sakit akan berkurang saat fase kronis.
            Itulah penjelasan mengenai gejala umum penyakit peyronie secara detail. Mengetahui gejala yang terjadi bisa membantu Anda untuk mengatasi dan mengobati dengan cara yang tepat. Apabila kondisi semakin parah, sebaiknya Anda segera mendapatkan bantuan medis dengan menemui dokter.

Sumber :
www.honestdocs.id
www.halodoc.com


Belum ada Komentar untuk "Para Pria Sebaiknya Mengenali Gejala Umum Penyakit Peyronie Berikut"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel