Mau Makanan Tahan Lama dan Tak Mudah Basi, Ini Cara Menyimpannya!



Anda mungkin terbiasa berbelanja bulanan untuk menghemat pengeluaran bulanan serta untuk memudahkan pekerjaan. Dengan belanja bulanan, Anda tak perlu terlalu sering ke pasar. Namun, hal yang membuat tak nyaman adalah ada beberapa bahan makanan yang tak tahan lama. Agar makanan tahan lama, ini cara menyimpannya yang benar.

Cara Menyimpan Makanan di Kulkas

Makanan yang disimpan di dalam kulkas biasanya lebih tahan lama dan aman untuk dikonsumsi sampai batas tanggal kadaluwarsa. Ada beberapa jenis makanan yang bisa disimpan di dalam kulkas. Beberapa di antaranya adalah susu yang dipasteurisasi, daging, ikan, dan makanan laut segar, beberapa jenis buah dan sayur dan masih banyak lagi.

Asalkan Anda tidak mencampur dan menumpuk makanan di kulkas dalam satu tempat, bahan makanan itu akan awet. Khusus untuk daging dan sayur, Anda tak boleh menyimpannya dalam keadaan terbuka. Harus dalam wadah tertutup. Untuk kornet, keju, susu, daging dan lainnya, simpanlah di rak atas dan tengah.

Sedangkan untuk sayuran dan buah segar, simpanlah di laci bawah. Sementara untuk daging segar dan beku, simpan di freezer dalam wadah kedap udara. Jangan lupa untuk beri jarak sdikit antar makanan agar sirkulasi dalam udara tetap berjalan dengan baik serta aturlah suhu kulkas minimal 5 derajjat di bawah 0.

Tips lain yang tak kalah pentingnya, jangan pernah menyimpan makanan yang masih panas langsung ke dalam kulkas. Setelah Anda masak atau memanaskan makanan, biarkan dulu sampai ia mencapai suhu ruangan. Jika tidak, uap panasnya akan memaksa mesin bekerja keras dan kulkas akan lebih boros listrik.

Menyimpan Makanan di Rak atau Lemari

Bukan hanya menggunakan kulkas saja Anda bisa menyimpan makanan agar makanan tahan lama. Anda juga bisa menyimpan di rak atau lemari khusus untuk bahan makanan tertentu. Beberapa bahan makanan yang cukup disimpan di dalam rak saja adalah roti, biskuit, selai, gula, sirup, minuman kaleng hingga keju.

Sedangkan beberapa bahan makanan segar yang bisa Anda simpan di rak adalah kentang, beras, pisang, bawang, alpukat, pir, tomat dan bumbu masak seperti ketumbar, jahe, kunyit dan lainnya. Sebelum Anda menyimpannya di rak atau lemari dapur, ada baiknya Anda masukkan dulu ke dalam toples atau wadah kedap udara yang tertutup rapat.

Selain itu, pastikan lemari dan wadah penyimpanan benar-benar bersih lebih dulu. Simpanlah makanan tersebut jauh dari paparan sinar matahari langsung dan jangan letakkan langsung di lantai. Kenapa? Sebab, makanan yang langsung diletakkan di lantai akan memicu datangnya serangga seperti tikus dan semut yang bisa merusak bahan makanan Anda.

Saat menyimpannya, jangan lupa untuk menyusun berdasarkan tanggal beli dan tanggal kadaluwarsanya. Hal ini akan membantu Anda dalam menghabiskan makanan yang sudah mau habis tanggalnya. Selain itu, baiknya Anda juga mengerti yang dimaksud dengan bets before dan use by yang biasa ada di kemasan bahan makanan.

Untuk best before, artinya bahan makanan masih bisa digunakan melewati tanggal yang tertera pada kemasan namun ada perubahan pada segi rasa, bau hingga tekstur. Sedangkan untuk use by, Anda harus menggunakannya sebelum tanggal itu.

Nah, sekarang Anda sudah tahu bagaimana caranya menyimpan makanan yang benar agar makanan tahan lama, kan? Jadi, tak bisa sembarangan. Paling penting, selalu perhatikan tanggal kadaluwarsa makanan sebelum Anda membelinya agar mendapatkan produk yang terbaik dan menyehatkan!


Belum ada Komentar untuk "Mau Makanan Tahan Lama dan Tak Mudah Basi, Ini Cara Menyimpannya!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel